Archive

Archive for the ‘Berita MCC’ Category

Pendidikan Hukum Perlu Mengarah “Bedah Kasus”

September 15, 2008 1 comment

Padang (ANTARA News) – Pengamat pendidikan dari Unand, Dr Ferdi meminta pemerintah agar mengubah sistem pendidikan perguruan tinggi khususnya disiplin ilmu hukum strata satu (S1), yakni dilengkapi dengan studi “bedah kasus”, satu bentuk implementasi pendalaman materi, guna membekali keahlian khusus bagi mahasiswa.

“Mahasiswa yang memiliki keahlian khusus, karena pandai “membedah kasus, setelah tamat mereka diyakini akan mampu mengaplikasikan ilmunya dengan baik dan berperan aktif bagi keluarga dan lingkungan masyarakat tempat tinggalnya,” kata Ferdi di Padang, Minggu.

Ferdi mengatakan hal itu terkait sistem pendidikan ilmu hukum Indonesia hingga kini masih membingungkan, pada jenjang S1 mahasiswa terkesan dipaksa menguasai teori-teori ilmu hukum pada seluruh jurusan.

Dampaknya adalah mereka hanya bisa mempelajari secara umum dan tidak mampu menguasai secara khusus.

Menurut dia, perguruan tinggi sudah membagi disiplin ilmu hukum pada berbagai jurusan, misalnya pidana, perdata, tata negara, dan hukum internasional.

“Tetapi persoalan krusial kini, adalah masyarakat tidak bisa menemukan ahli hukum yang mumpuni, atau ahli yang benar-benar menguasai ilmu hukum pada bidang khusus,” katanya.

Dampaknya, katanya lagi, banyak kasus yang diselesaikan cenderung menghabiskan biaya besar.

Ia mengatakan, ketika upaya penyelesaian kasus dikhawatirkan akan mengeluarkan biaya besar, mengakibatkan masyarakat malas menuntut hak-hak mereka yang dilanggar.

Sebaliknya, katanya, kondisi tersebut justru memicu banyak terjadinya pelanggaran hukum.

Ferdi menyontohkan, berbeda dengan keberadaan ahli hukum di negara maju, karena mahasiswa disana sudah dibekali ilmu dengan sistem pendidikan bedah kasus dan spesialisasi.

Bahkan dalam sistem hukum Eropa Kontinental, mahasiswa diwajibkan menguasai satu bidang khusus pada tingkat strata satu, setelah itu baru mempelajari teori secara setahap demi setahap.

“Kini sistem pendidikan di Indonesia justru membingungkan banyak yang tidak perlu dipelajari, yang seharusnya bisa diikuti di luar kampus, justru menjadi wajib diikuti dan wajib lulus pula,” katanya.

Saatnya Indonesia perlu mengubah sistem pendidikan hukum dengan menggunakan program “bedah kasus” itu dengan harapan ke depan sarjana hukum yang dilahirkan adalah ahli mumpuni mampu membantu penyelesaian kasus di lingkungan” katanya.(*)

dikutip dari situs Antara

KOMPETISI PERADILAN SEMU (MOOT COURT COMPETITION) ANTAR 12 FAKULTAS HUKUM SE-DKI JAKARTA – JAWA BARAT

June 9, 2008 Leave a comment

Fakultas Hukum, Universitas Katholik Indonesia Atma Jaya bekerjasama dengan Ombudsman sebagai media partner menyelenggarakan Kompetisi Peradilan Semu (Moot Court Competition) antar 12 Fakultas Hukum Se- DKI Jakarta dan Jawa Barat, yaitu Universitas Katolik Indonesia Atma Jaya; Universitas Islam Bandung (UNISBA); Universitas Jakarta (Unija); Universitas Jayabaya, Universitas Indonusa Esa Unggul (UIEU), Universitas Muhamadiyah Jakarta, Universitas Pakuan Bogor; Universitas Ageng Tirtayasa, Banten; Universitas Mpu Tantular, Universitas YARSI dan Universitas Trisakti . Kompetisi kali ini mengangkat tema “Kekerasan Terhadap Perempuan dan Anak”

Kegiatan ini merupakan ajang bagi para mahasiswa Fakultas Hukum untuk unjuk kemampuan dalam menyiapkan berkas perkara pidana dan bersimulasi sidang di pengadilan.

Acara ini bersifat terbuka dan dapat anda ikuti dan saksikan pada hari Selasa sampai dengan Kamis, 6-8 Juni 2006 di Gedung Yustinus Lt. 14, Kampus Unika Atma Jaya Jakarta, Jl. Jenderal Sudirman No. 51 Jakarta. Informasi lebih lanjut mengenai kompetisi ini silahkan menghubungi Ibu Lilin (0818604426) atau Ibu Lia (0818831748)

lihat beritanya di sini

Categories: Berita MCC

Unpar Raih Juara I Kompetisi Peradilan Semu

May 20, 2008 5 comments

Depok (ANTARA News) – Universitas Parahyangan (Unpar), Bandung, Jawa Barat, berhasil meraih juara pertama pada Moot Court Competition (Kompetisi Peradilan Semu) yang memperebutkan Piala Mutiara Djokosoetono V, yang acara finalnya dilakukan di kantor Mahkamah Konstitusi, Sabtu malam.

Sedangkan untuk juara kedua diraih oleh Universitas Islam Indonesia (UII), Yogyakarta, dan Juara ketiga diraih oleh Universitas Diponegoro (Undip), Semarang.

“Melalui ajang ini diharapkan dapat menghasilkan angin segar bagi hukum Indonesia,” kata Putra ketiga dari Djokosoetono, Purnomo Prawiro, di Depok, Jabar, Minggu.

Artinya, lanjut dia para mahasiswa diajak untuk bisa ikut memecahkan permasalahan yang ada di masyarakat. Melalui kompetisi tersebut bisa menghasilkan penemuan baru dalam bidang hukum Indonesia.

“Setelah mendapat teori selama kuliah mereka dapat mempraktekkannya dalam peradilan semu tersebut, dan dapat membawa angin segar bagi hukum di Indonesia,” kata Purnomo yang juga menjabat sebagai Presiden Direktur, Blue Bird.

Ia berharap usai kompetisi ini dapat memberikan sumbangsih pada hukum Indonesia. “Kegiatan tersebut hendaknya bisa menjadi ajang mahasiswa agar dapat menerapkan ilmunya,” kata Purnomo yang juga menjabata sebagai Ketua Majlis Wali Amanah Universitas Indonesia (UI).

Salah seorang mahasiswa Unpar, Stevanus merasa senang dengan dapat menjuarai kompetisi tersebut. Dikataknnya dalam perlombaan tersebut mempersiapkan selama tiga bulan untuk membuat surat dakwaan.

“Kompetisi peradilan semu merupakan kompetisi yang berbeda dengan kompetisi-kompetisi lainnya,” katanya.

Sedangkan Rektor UI, Gumilar Rusliwa Soemantri mengatakan kompetisi ini sebagai bentuk dari pendidikan hukum. Dari ajang ini, ia berharap dapat tercipta SDM yang berkualitas yang memang mengerti akan kedudukan hukum.

Dalam kompetisi ini mengambil tema Pembangunan Hukum Nasional Secara Berkelanjutan Dalam Menghadapi Tantangan Global.

Kompetisi Peradilan Semu tersebut dilakukan selama tiga hari (8-10 Mei 2008). Pada acara pembukaan yang dilakukan di Kamis (8/5) malam di Balai Sidang UI, yang dihadiri oleh Menteri Hukum dan Hak Azasi Manusia (Menhukham), Andi Mattalata.(*)

COPYRIGHT © 2008

sumber : http://news.antara.co.id/arc/2008/5/11/unpar-raih-juara-i-kompetisi-peradilan-semu/

Categories: Berita MCC